Struktur Kurikulum

Struktur Kurikulum SD Persis dibangun dari tiga unsur utama yang berlapis dan saling melengkapi, serta dibingkai oleh moto “Cerdas dan Beradab”:

  1. Pendidikan Islam Dasar (Lapisan Inti/Paling Dalam)
    Menjadi fondasi utama yang menekankan pembinaan iman, ibadah, dan akhlak sejak dini. Materinya mencakup Tahsin Ummi, Bacaan dan Terjemah Sholat, Kitabah, serta Adab dan Doa. Pada tahap ini, murid diarahkan untuk membangun dasar spiritual yang kuat melalui penguasaan Al-Qur’an, doa-doa, dan perilaku islami dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Pendidikan Islam Lanjutan / Kurikulum Persis (Lapisan Kedua)
    Dilaksanakan pada jenjang kelas lebih tinggi sebagai penguatan ilmu-ilmu keislaman. Materinya meliputi Bahasa Arab, Syariah, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Hadis. Tujuannya memperdalam pemahaman agama Islam secara komprehensif agar murid mampu meneladani nilai-nilai Islam dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
  3. Kurikulum Nasional (Lapisan Ketiga)
    Merupakan kurikulum standar dari pemerintah yang berisi mata pelajaran umum, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Matematika, Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Seni, PJOK, serta tambahan IPAS, Bahasa Inggris, dan Bahasa Sunda. Tujuannya untuk membekali murid dengan kompetensi dasar, keterampilan literasi, numerasi, serta wawasan kebangsaan dan kebudayaan.
  4. Moto: Cerdas dan Beradab (Lingkaran Terluar)
    Menjadi bingkai besar yang menaungi keseluruhan kurikulum, mencerminkan tujuan akhir pendidikan di SD Persis: menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, berkarakter Islami, cerdas, dan beradab.